Kenali Bahaya Penyakit Asam Urat Sejak Dini

Anda sering merasakan nyeri sendi parah yang mendadak di pagi hari? Sendi terasa bengkak dan lunak? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit Asam Urat! Kenali Bahaya Penyakit Asam Urat Sejak Dini, simak penjelasannya sampai tuntas berikut ini!!

Asam Urat atau Gout merupakan sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Pada kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan keluar melalui urine. Tetapi dalam kondisi tertentu, tubuh bisa menghasilkan asam urat dalam jumlah berlebih atau mengalami gangguan dalam membuang kelebihan asam urat, sehingga asam urat menumpuk dalam tubuh.

Penumpukan asam urat akan membentuk kristal di sendi yang bisa memicu nyeri dan pembengkakan di berbagai sendi tubuh. Walaupun umumnya terbentuk di sendi, kristal asam urat juga bisa terbentuk di ginjal dan saluran kemih. Kondisi tersebut bisa menggangu fungsi ginjal atau menyebabkan batu saluran kemih.

#Tahukah Anda?
Penyakit asam urat terjadi pada sekitar 1 dari 200 orang dewasa. Kondisi ini bisa memengaruhi semua orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin, akan tetapi pria lebih mungkin mengalaminya daripada wanita.

Biasanya penyakit asam urat terjadi pada kelompok usia 30-50 tahun pada laki-laki, sementara pada perempuan lebih banyak ditemukan pada mereka yang sudah mengalami menopause. Sedangkan kelompok usia remaja dan anak-anak sangat jarang terjadi mengalami ini.

Gejala Asam Urat

Gejala asam urat umumnya berupa nyeri sendi mendadak dalam waktu singkat (akut), kemudian hilang dalam beberapa hari dan muncul lagi setelah 6-12 bulan. Dalam beberapa kasus, penderita penyakit asam urat mengalami gejala kronis, akibat serangan asam urat berulang yang terjadi dalam kurun waktu yang lama.

Pada asam urat akut, nyeri hanya akan terjadi pada satu atau beberapa sendi, misalnya jempol kaki, lutut atau pergelangan tangan. Gejala akan terasa parah selama 2 hari pertama dan bisa berlangsung hingga 10 hari. Umumnya penderita akan merasakan nyeri hebat yang muncul mendadak saat malam hari. Selain itu, sendi yang terasa nyeri akan terlihat merah, bengkak dan akan sangat sakit meski hanya tersentuh sedikit. Beberapa penderita asam urat akut juga mengalami demam selama nyeri menyerang.

Sedangkan pada asam urat kronis, gejala yang muncuol adalah nyeri disertai radang sendi yang terjadi berulang dan bisa mengakibatkan kerusakan sendi permanen, dimana sendi tidak bisa bergerak normal. Selain di ibu jari kaki, nyeri juga terjadi pada banyak sendi di tubuh, seperti siku, jari dan pergelangan tangan serta tumit.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan diatas. Apabila anda mempunyai kekhawatiran terhadap sebuah gejala tertentu segera berkonsultasikan dengan dokter anda.

Penyebab Asam Urat

Purin merupakan zat yang secara alami dihasilkan oleh tubuh, akan tetapi terdapat di beberapa jenis makanan. Untuk mengurai zat purin, tubuh akan secara alami menghasilkan asma urat. Sebagian besar asam urat dibuang melalui urine dan sebagian lainnya dibuang melalui feses.

Pada penderita penyakit asam urat, kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas normal. Kondisi ini bisa terjadi bila tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat, atau tubuh sulit membuat kelebihan asam urat.

Bila berlangsung dalam waktu lama, asam urat yang menumpuk dalam tubuh bisa membentuk semacam kristal tajam di sendi, sehingga menimbulkan nyeri, radang bahkan pembengkakan.

Penyakit asam urat lebih sering menimpa pria terutama dalam rentang usia 30-50 tahun. Walaupun begitu wanita juga bisa mengalami penyakit ini terutama setelah masa menopause.

Beberapa faktor lain yang bisa memicu naiknya kadar asam urat dalam darah diantaranya yaitu:

  • Mempunyai keluarga yang juga menderita penyakit asam urat
  • Baru saja mengalami cedera atau menjalani operasi
  • Mengonsumsi makanan dengan kandungan puring tinggi seperti daging merah, jeroan hewan dan beberapa jenis hidangan laut (misalnya teri, sarden, kerang atau tuna)
  • Mengonsumsi minuman beralkohol dan minuman tinggi gula
  • Menggunakan obat seperti diuretik, aspirin, ciclosporin dan beberapa obat kemoterapi
  • Memp0unyai kondisi tertentu misalnya diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit tiroid, kolesterol tinggi, leukimia, anemia, sleep apnea, hipertensi dan obesitas.

Komplikasi Asam Urat

Penderita penyakit asam urat harus mewaspadai komplikasi yang mungkin timbul dari penyakit ini diantaranya yaitu:

  • Munculnya benjolan keras (tofi). Tofi terbentuk akibat penumpukan asam urat di bawah kulit dan bisa muncul di beberapa area tubuh, seperti jari, tangan, siku, kaki dan disekitar mata. Meski tidak menimbulkan rasa sakit, tofi bisa membengkak dan mengeras saat serangan asam urat terjadi
  • Asam Urat Kambuh. Pada sejumlah kasus, serangan asam urat bisa terjadi beberapa kali dalam setahun. Apabila dibiarkan tidak tertangani, kondisi tersebut bisa menyebabkan pengeroposan dan kerusakan pada sendi
  • Penyakit Batu Ginjal. Kristal asam urat bisa menumpuk di saluran kemih dan menyebabkan batu ginjal.

Diagnosis Asam Urat

Penyakit asam urat sering mengecoh karena sebagian besar gejalanya hampir sama dengan gejala penyakit lain. Terkadang meski jumlah asam uratnya lebih tinggi tetapi tidak ada gejala asam urat yang muncul. Maka dari itu jika seseorng dicurigai mengalami asam urat maka akan ada beberapa pemeriksaan yang dianjurkan untuk dilakukan diantaranya yaitu:

  • Tes cairan sendi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil cairan sendi yang bengkak menggunakan jarum suntik
  • Tes darah. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakaha jumlah asam uratnya tinggi atau tidak di dalam darah
  • Tes urine. Selain melakukan tes darah, zat kimia ini akan dilihat kadarnya di dalam urine anda. Bila tidak normal maka anda sangat mungkin mengalami asam urat
  • Rontgen Dengan Sinar-X. Penderita asam urat perlu melakukan rontgen untuk melihat lebih jauh penyebab peradangan yang terjadi pada sendi
  • CT Scan. Pemeriksaan ini bisa mendeteksi dimana lokasi tumpukan kristal berada meskipun tidak menimbulkan gejala.

Perawatan Asam Urat Di Rumah

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan ini bisa membantu anda mengatasi asam urat diantaranya yaitu:

  • Membatasi Minuman Alkohol dan Makanan Tinggi Gula. Agar asam urat tidak kambuh, menghindari 2 hal ini merupakan hal yang sangat penting. Sebaliknya anda harus memperbanyak minum air putih dan makan buah-buahan yang segar tanpa tambahan gula
  • Batasi Makanan Tinggi Purin. Mengonsumsi makanan tinggi purin sebenarnya tidak apa, asal jangan terlalu banyak. Apabila anda khawatir gejala akan kambuh, memilih alternatif makanan sehat lain juga bisa anda lakukan
  • Olahraga Rutin. Menjaga tubuh anda tetap aktif dengan olahraga bisa menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Selain itu berat badan anda menjadi lebih terkendali dengan olahraga, jadi resiko terkena penyakit asam urat di kemudian hari juga bisa menurun
  • Anda juga bisa mencoba melakukan tips jitu mengatasi asam urat dengan melakukan 7 cara paling ampuh yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Asam Urat

Pengobatan penyakit asam urat adalah dengan pemberian obat-obatan untuk meringankan gejala dan mencegah Penyakit kambuh kembali. Jenis obat yang biasanya diberikan oleh dokter untuk mengobati asam urat biasanya adalah colchicne dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Pada pasien yang tidak bisa mengonsumsi kedua obat tersebut dokter akan meresepkan kortikosteroid.

Pada pasien yang mengalami beberapa kali serangan asam urat dalam setahun, atau mengalami nyeri hebat akibat penyakit ini, dokter akan meresepkan obat lain untuk mencegah komplikasi. Jenis obat yang digunakan pada kasus tersebut diantaranya yaitu allopurinol. Obat ini bekerja dengan menghambat produksi asam urat di tubuh anda. Jenis obat lain yang juga bisa diberikan adalah obat untuk meningkatkan pembuangan asam urat berlebih dari tubuh seperti probenecid.

Untuk mencegah serangan asam urat terjadi kembali, pasien akan disarankan untuk menghindari makanan berkadar purin tinggi dan mengurangi minuman tinggi gula serta minuman beralkohol. Pasien juga akan dianjurkan untuk memenuhi asupan protein dengan mengonsumsi susu rendah lemak, serta rutin berolahraga untuk mencapai dan menjaga berat badan ideal.

Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Asam Urat. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Asam Urat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Ngecopy yahh : )