Kenali Gejala Kanker Paru-Paru Sebelum Mengancam Nyawa

Anda sering mengalami batuk yang tidak kunjung hilang atau semakin memburuk dari waktu ke waktu? Sesak napas disertai dengan nyeri dada? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit kanker paru-paru! Kenali Gejala Kanker Paru-Paru Sebelum Mengancam Nyawa, simak sampai tuntas!!

Kanker Paru-Paru merupakan suatu kondisi dimana sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru-paru (organ yang berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke dalam darah saat menghirup napas dan membuang karbondioksida saat menghela napas). Kanker Paru-Paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi.

Walaupun begitu, kanker paru-paru termasuk salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah. Kondisi ini kebanyakan diderita oleh para perokok aktif dan pasif. Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala kanker paru yang jelas. Tetapi kemudian gejala seperti batuk secara berkelanjutan hingga mengalami batuk berdarah.

#Tahukah Anda?
Berdasarkan data WHO, kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki Indonesia. Berdasarkan Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012 di Indonesia terdapat 25.322 kasus kanker paru-paru yang menimpa pria dan 9.374 kasus yang menimpa wanita.

Hasil penelitian pada 100 Rumah Sakit di Jakarta menunjukkan bahwa kanker paru merupakan kasus kanker terbanyak pada laki-laki, dan nomor empat terbanyak pada wanita. Angka kejadian kanker paru cukup rendah pada usia dibawah 40 tahun, dan semakin meningkat hingga usia 70 tahun.

Jenis Kanker Paru-Paru


Ada beberapa jenis kanker paru-paru, akan tetapi jenis yang paling umum dinamai berdasarkan ukuran sel tumor kanker diantaranya yaitu:

  • Kanker paru sel kecil. Kondisi ini berarti bahwa sel-sel kanker terlihat kecil di bawah mikroskop. Kondisi ini sangat jarang terjadi, sekitar 1 dari 8 orang dengan kanker paru-paru mempunyai kanker sel kecil. Jenis kanker paru-paru ini bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat
  • Kanker paru non-sel kecil. Kondisi ini berarti sel-sel lebih besar daripada kanker paru-paru sel kecil. Lebih banyak orang mempunyai jenis kanker paru-paru ini (sekitar 7 dari 8). Kondisi ini tidak berkembang secepat kanker paru-paru sel kecil, sehingga pengobatan untuk jenis kanker ini berbeda.

Jenis yang kurang umum lain dari kanker paru non-sel kecil adalah: pleomorfik, tumor karsinoid, karsinoma kelenjar ludah dan karsinoma tak terklasifikasi.

Gejala Kanker Paru-Paru


Pada tahap awal kanker paru-paru tidak menyebabkan gejala apapun. Gejala hanya akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu. Berikut ini adalah gejala-gejala utama yang bisa dialami oleh penderita Kanker Paru-Paru diantaranya yaitu:

  • Sakit kepala
  • Berat tubuh menurun
  • Suara menjadi serak
  • Kehilangan selera makan
  • Mengalami kelelahan tanpa alasan
  • Pembengkakan pada muka atau leher
  • Mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada
  • Sakit pada tulang bisa pada bahu, lengan atau tangan
  • Kesulitan untuk menelan atau sakit saan menelan sesuatu
  • Perubahan pada bentuk jari yaitu ujung jari menjadi cembung
  • Batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah hingga akhirnya mengalami batuk darah.

Kemungkinan ada beberapa tanda dan gejala yang tidak disebutkan diatas. Apabila anda mempunyai kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter anda.

Penyebab Kanker Paru-Paru


Penyebab utama dari kanker paru-paru adalah merokok, baik pada perokok aktif maupun pada perokok aktif. Tapi orang yang tidak merokok maupun terkena pajanan asap rokok juga bisa menderita kanker paru-paru. Beberapa penyebab dari kanker paru-paru diantaranya yaitu:

  • Polusi Udara
  • Pajanan radiasi
  • Perokok aktif dan pasif
  • Pajanan Di tempat kerja
  • Hidup di lingkungan yang tercemar
  • Mempunyai anggota keluarga dengan kanker paru-paru
  • Menggunakan suplemen beta karoten dan menjadi perokok berat
  • Melakukan terapi radio untuk kondisi lain yang bisa mempengaruhi daerah dada
  • Mempunyai sistem kekebalan tubuh dari genetik yang lemah atau akibat human immunodeficiency virus (HIV).

Diagnosis Kanker Paru-Paru


Untuk anda yang mengalami gejala-gejala kanker paru-paru seperti batuk berkelanjutan, batuk darah, sesak napas dan nyeri di dada sebaiknya segera menemui dokter.

Deteksi dini terhadap kanker bisa meningkatkan keberhasilan proses pengobatannya. Berikut ini beberapa tes yang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker:

  • Pemeriksaan dahak. Dahak yang kita keluarkan saat batuk bisa diperiksa di laboraturium dengan mikroskop. Terkadang pemeriksaan ini bisa digunakan untuk melihat apakah terdapat sel-sel kanker di dalam paru-paru
  • Tes Pencitraan. Diagnosis pertama untuk kanker paru-paru biasanya menggunakan X-ray. Pencitraan X-ray bisa memperlihatkan tumor yang ada. Jika dari X-ray dicurigai terdapat kanker paru-paru, tes lanjutan perlu dilakukan untuk memastikannya
  • CT scan. Bisa memperlihatkan abonrla kecil yang tidak bisa terlihat dengan X-ray. Dengan memanfaatkan CT scan, pencitraan yang lebih jelas dan detail bisa didapatkan
  • PET-CT-Scan. Bisa memperlihatkan lokasi sel kanker yang aktif. Pencitraan ini biasa dilakukan jika hasil pemeriksaan dengan CT scan menunjukan terdapat sel kanker pada staidum awal
  • Biopsi atau pengambilan sampel jaringan paru-paru. Prosedur ini dilakukan setelah tes pencitraan dan memperlihatkan bahwa terdapat sel kanker pada bagian dada. Dokter akan mengambil sampel jaringan dari dalam paru-paru.

Perawatan Kanker Paru-Paru Di Rumah


Ada beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bisa membantu anda dalam mengatasi kanker paru-paru diantaranya yaitu:

  • Berhenti merokok. Hal pertama yang harus anda lakukan setelah mendapatkan diagnosis kanker paru-paru adalah menyingkirkan rokok
  • Mengelola nyeri. Konsumsi obat yang bisa mengatasi rasa sakit yang anda alami
  • Mengatasi Sesak napas. Lakukan beberapa metode yang bisa anda gunakan untuk mengelola sesak napas seperti lakukan teknik pernapasan, terapi oksigen dan mengelola cairan di sekitar paru-paru
  • Lakukan gaya hidup sehat. Cobalah untuk berolahraga sebanyak yang anda bisa, akan tetapi jangan berlebihan
  • Anda juga bisa mencoba melakukan tips diet sehat untuk penderita kanker paru-paru yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Kanker Paru-Paru


Pengobatan dan penanganan untuk kanker paru-paru tergantung pada jenis, ukuran, posis kanker dan stadium kanker yang diderita. Kesehatan penderita juga berpengaruh dalam menentukan pengobatan yang bisa anda jalani. Beberapa pengobatan yang bisa anda lakukan diantaranya yaitu:

1. Operasi Pengangkatan Kanker Paru-Paru

Operasi dilakukan untuk mengangkat kanker paru-paru serta sebagian jaringan sehat di sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada sel kanker yang sudah menyebar.

2. Melakukan Radioterapi

Radioterapi menggunakan energi radiasi untuk membunuh sel kanker. Terutama pada kondisi pascaoperasi, prosedur ini juga digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Apabila operasi sudah tidak mungkin, radioterapi dilakukan untuk meredakan gejala atau rasa sakit dan memperlambat tingkat penyebaran kanker.

3. Melakukan Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi dilakukan secara berkala dalam waktu beberapa minggu atau bulan dengan diselingi istirahat untuk memulihkan diri. Prosedur penanganan menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker serta penyebarannya.

4. Melakukan Terapi Fotodinamik

Langkah pengobatan yang bisa digunakan untuk menangani kanker paru-paru stadium awal pada pasien yang menolak untuk melakukan langkah pembedahan.

5. Melakukan Terapi Biologis

Langkah pengobatan ini merupakan alternatif dari kemoterapi. Terapi ini menggunakan obat-obatan seperti erlotinib dan gefitinib yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

6. Melakukan Kryoterapi

Tindakan medis ini bisa dilakukan apabila kanker sudah mulai menyumbat saluran udara. Alat bernama kyroprobe akan diletakan pada tumor, kemudian menghasilkan suhu sangat dingin.

7. Mengonsumsi Obat Herbal

Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Kanker Paru-Paru. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Kanker Paru-Paru.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Ngecopy yahh : )