Kenali Rabun Dekat Sebelum Menjangkit Mata

Pernahkah anda merasa objek yang dekat terlihat buram akan tetapi objek yang jauh bisa terlihat dengan jelas? Waspada bisa jadi anda terkena rabun dekat, Kenali Rabun Dekat Sebelum Menjangkit Mata, simak sampai tuntas!!

Rabun Dekat merupakan gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, akan tetapi biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Rabun Dekat yang disebut juga dengan hiperopia atau hipermetropia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Pada mata yang mengalami hipermetropia, cahaya yang seharusnya dipantulkan tepat pada retina (lapisan mata yang sensitif terhadap cahaya) menjadi dipantulkan di belakang retina. Akibatnya penglihatan akan menjadi kabur dan mata akan menjadi mudah lelah.

#Tahukah Anda?
Rabun dekat merupakan kondisi penglihatan yang umum terjadi. Kondisi ini bisa terjadi pada pasien dengan usia berapapun, akan tetapi biasanya muncul sejak masa kanak-kanak. Rabun dekat bisa membaik seiring bertambahnya usia atau dengan mengurangi faktor resikonya.

Gejala Rabun Dekat


Ada kemungkinan besar penderita rabun dekat apabila anda mengalami gejala-gejala seperti:

  • Sakit kepala
  • Mata terasa panas dan gatal
  • Harus mengerlingkan mata untuk melihat dengan jelas
  • Objek jauh terlihat jelas, akan tetapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram
  • Mata terasa lelah setelah melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca.

Rabun dekat umumnya terjadi pada orang yang berusia diatas 40 tahun, akan tetapi sebagian kecil anak-anak juga bisa terlahir dengan kondisi ini.

Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi biasanya anak-anak yang menderita rabun dekat tidak selalu mempunyai masalah dengan penglihatan mereka. Akan tetapi rabun dekat pada anak-anak harus segera diatas karena bisa menimbulkan komplikasi, seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling (strabismus). Periksakan kondisi mata anak anda secara rutin ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada penglihatannya.

Penyebab Rabun Dekat


Rabun Dekat terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus di dalam retina, akan tetapi terfokus dibelakangnya. Hal ini terjadi karena kornea terlalu datar atau kurang melengkung, lensa yang kurang tebal dan bola mata yang terlalu pendek.

Lensa mata akan berusaha mengubah ketebalannya (menjadi lebih tebal dan bulat) untuk menyesuaikan pantulan sinar agar benda tepat pad retina. Proses adaptasi oleh lensa ini disebut dengan akomodasi. Akan tetapi pada penderita rabun dekat, kemampuan akomodasi mata tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya yang tidak terfokus dengan benar.

Berikut ini merupakan beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat diantaranya yaitu:

  • Usia. Rabun dekat lebih sering terjadi pada orang yang berusia diatas 40 tahun akan tetapi masih ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja
  • Genetika. Sebagian orang diwariskan penyakit rabun dekat oleh orang tua.

Selain beberapa faktor yang disebutkan diatas ada juga beberapa faktor lain yang walaupun jarang akan tetapi bisa menyebabkan terjadinya rabun dekat diantaranya yaitu:

  • Tumor di sekitar mata
  • Diabetes
  • Masalah pembuluh darah di retina atau foveal hypoplasia
  • Mata yang tidak berkembang sempurna pada saat bayi masih dalam kandungan atau disebut juga dengan sindrom mata kecil.

Komplikasi Rabun Dekat


Rabun dekat bisa menyebabkan beberapa komplikasi atau masalah seperti:

  • Amblyopia atau mata malas. Hal ini terjadi akibat mata juling atau gangguan mata lainnya seperti katarak yang menyebabkan salah satu mata menjadi lebih dominan
  • Stabismus atau mata juling. Hal ini terjadi ketika kedua mata fokus pada objek yang berbeda, diakibatkan oleh tidak sejajarnya posisi kedua mata
  • Hambatan keselamatan. Jika rabun dekat tidak ditangani dengan benar sebaiknya jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin berat demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
  • Berkurangnya kualitas hidup. Rabun dekat mungkin akan membatasi rutinitas yang harus dilakukan dan memengaruhi kualitas hidup.

Komplikasi rabun dekat pada orang dewasa jarang terjadi, sedangkan penglihatan ganda atau diplopia,fokus berlebih, mata malas dan mata juling lebih sering dialami oleh anak-anak yang menderita rabun dekat tingkat parah.

Perawatan Rabun Dekat Di Rumah


Rabun dekat tidak bisa dicegah, akan tetapi anda bisa membantu melindungi mata dan penglihatan anda dengan tips seperti berikut:

  • Periksakan mata secara rutin
  • Jaga kondisi kronis anda, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi karena bisa memengaruhi penglihatan anda
  • Kenali gejala untuk bisa segera mencari bantuan medis
  • Gunakan kacamata dan lensa kontak yang tepat
  • Gaya hidup dan pola makan yang sehat serta hindari rokok untuk melindungi mata anda, juga ingatlah untuk bekerja atau belajar dengan pencahayaan yang baik
  • Anda juga bisa mencoba melakukan 7 trik jitu mengatasi rabun dekat yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah dirumah.

Pengobatan Rabun Dekat


Ada beberapa pengobatan yang bisa anda lakukan untuk mengobati rabun dekat diantaranya yaitu:

1. Menggunakan Kacamata

Kacamata yang digunakan untuk mengatasi rabun dekat mempunyai lensa yang ujungnya lebih tebal dibandingkan bagian tengah atau disebut dengan lensa cembung yang bisa membuat fokus secara akurat terkena sinara cahaya akan jatuh diatas retina.

2. Menggunakan Lensa Kontak

Lensa kontak bisa digunakan untuk mengatasi rabun dekat dan mempunyai fungsi yang sama seperti kacamata, akan tetapi karena ringan dan tidak terlihat, beberapa orang memilih menggunakan lensa kontak dibandingkan dengan kacamata.

3. Melaukan Operasi

Operasi yang paling bisa diandalkan untuk mengatasi rabun dekat adalah operasi laser untuk meningkatkan lengkungan kornea agar cahaya bisa lebih terfokus.

Berikut ini merupakan 4 tipe utama operasi laser untuk mengobati rabun dekat yaitu:

  • Laser in situ keratectomy (LASIK). LASIK merupakan operasi yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea dan merupakan prosedur yang paling sering digunakan
  • Laser epithelial keratomilousis (LASEK). LASEK menggunakan laser untuk menyingkrkan sedikit jaringan kornea dan memposisikannya kembali sehingga mengubah bentuk kornea
  • Photorefractive keratectomy (PRK). PRK juga menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, akan tetapi menggunakan alkohol untuk mengedurkan permukaan kornea sebelum akhirnya diangkat
  • Conductive keratoplasty (CK). Tindakan ini menggunakan frekuensi radio untuk memberi sinar panas di beberapa titik disekitar hasilnya hanya untuk sementara.

Diantara keempat tipe operasi yang disebutkan diatas, LASIK merupakan tipe operasi yang paling banyak dipilih karena mempunyai beberapa kelebihan yaitu proses penyembuhan yang relatif lebih cepat dan pasien hampir tidak merasakan rasa sakit. Akan tetapi LASIK hanya bisa dilakukan jika kornea mata cukup tebal untuk mengurangi resiko terkena efek samping dan komplikasi seperti kehilangan penglihatan karena LASIK mempunyai prosedur yang lebih rumit.

Tidak semua pasien rabun dekat bisa melakukan operasi laser. Beberapa kondisi pasien yang tidak cocok menjalani operasi laser diantaranya yaitu mempunyai masalah mata lainnya seperti katarak, glaukoma, penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis atau HIV, hamil atau menyusui, diabetes dan prebiopi akibat proses penuaan.

Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Rabun Dekat. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Rabun Dekat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Ngecopy yahh : )