Penyakit Kanker Lambung

Lambung merupakan organ penting dari sistem pencernaan bagian atas. Lambung berperan dalam penyerapan nutrisi dari makanan dan memindahkan sisa makana ke dalam saluran usus. Gejala utama kanker lambung merupakan masalah saluran pencernaan, khususnya dalam penyerapa nutrisi makanan.

Kanker Lambung merupakan jenis kanker yang menggerogoti lambung, yaitu organ pencernaan berbentuk kantong di tengah rongga perut manusia. Penyakit ini bisa diidap oleh orang-orang pada segala usia walaupun sebagian besar penderitanya usia 55 tahun ke atas.

Dinding lambung terdiri dari 3 lapisan yaitu mucosal (bagian dalam), muscularis (bagian tengah) dan serosal (bagian luar). Kanker lambung terjadi akibat tumbuhnya sel yang tidak normal pada dinding lambung bagian mucosal. Seiring dengan berjalannya waktu, kanker bisa menyebar ke bagian luar dinding lambung dan juga organ lainnya di sekitar lambung.

Jenis-Jenis Kanker Lambung


Jenis kanker lambung yang paling umum terjadi adalah adenocarcinoma, yaitu kondisi ketika kanker menyerang sel-sel pada lapisan dalam lambung yang memproduksi cairan seperti lendir (mukus). Selain adenocarcinoma, ada juga beberapa jenis kanker lambung yang lainnya meski jarang didapati pada penderita penyakit ini. Diantara jenis-jenis tersebut diantaranya yaitu :

  • Carcinoid, yaitu kanker yang menyerang sel-sel penghasil hormon di dalam lambung
  • Tumor Stroma Gastrointestina (GIST), yaitu kanker yang menyerang jaringan ikat atau otot-otot dinding perut
  • Limfoma lambung, yaitu kanker yang menyerang jaringan limfatik atau jaringan yang membantu melawan infeksi.

Penyebab Kanker Lambung

Penyebab kanker lambung mash belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Akan tetapi secara umum, kanker terjadi ketika sel-sel pada bagian tertentu di lambung berkembang secara tidak terkendali. Akibat pertumbuhan berlebihan tersebut, sel-sel yang tadinya mempunyai sifat normal untuk membantu tubuh berfungsi dengan baik, justru akan menjadi terakumulasi menjadi tumor. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, tumor bisa menjalar ke bagian tubuh lain melalui sistem limfatik.

Ada juga beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena kanker lambung diantaranya yaitu:

  • Menderita jenis kanker lain. Penderita kanker limfoma atau kanker sel darah putih, kanker kerongkongan atau kanker esofagus, kanker usus, kanker prostat, kanker serviks dan kanker paru-paru mempunyai resiko lebih tinggi terkena kanker lambung
  • Merokok. Zat-zat berbahaya yang ada di dalam asap rokok bisa terhirup dan bsia merusak sel-sel dinding lambung. Maka dari itu seorang perokok mempunyai 2x lipat terkena kanker lambung
  • Pernah menjalani operasi pada lambung
  • Makanan. Terlalu banyak mengkonsumsi daging asap, garam, ikan asin, acar dan makanan yang mengandung aflatoksin (racun dari jamur)
  • Mempunyai kerabat dekat yang mempunyai penyakit kanker lambung
  • Berusia 55 tahun keatas dan berjenis kelamin laki-laki. Resiko terkena penyakit kanker lambung pada pria 2x lipat dibandingkan wanita
  • Menderita kondisi yang menyebabkan munculnya polip di dalam lambung
  • Infeksi pylori. Bakteri ini merupakan penyebab penyakit lambung seperti gangguan pencernaan, tukak lambung dan radang pada lapisan lambung
  • Menderita anemia pernisiosa. Kondisi ini terjadi ketika seseorang kekurang vitamin B12
  • Menderita infeksi lambung dalam waktu lama.

Tahapan Perkembangan Kanker Lambung


Ada 4 tahapan yang menentukan tingkat keparahan penyakit kanker lambung, diantaranya yaitu:

  • Stadium 1. Kanker berada pada jaringan di dalam lambung dan menyebar ke kelenjar getah bening disekitarnya
  • Stadium 2. Kanker tumbuh dalam lapisan otot dinding lambung dan menyebar semakin banyak ke kelenjar getah bening
  • Stadium 3. Seluruh lapisan lambung sudah digerogoti kanker atau banyak pertumbuhan kanker kecil yang menyebar luas ke kelenjar getah bening
  • Stadium 4. Penyebaran kanekr lambung pada tahap ini sudah semakin parah dan mencapai organ tubuh yang jauh.

Gejala Kanker Lambung


Berikut ini beberapa gejala yang bisa dirasakan penderita kanker lambung pada tahap awal :

  • Merasa lelah
  • Kembung dan sering bersendawa
  • Gangguan pencernaan yang sering kumat
  • Perut terasa mulas atau sakit
  • Sulit menelan makanan
  • Nyeri pada tulang dada
  • Muntah
  • Cepat kenyang saat makan
  • Mual.

Apabila kanker lambung sudah pada tahap yang sudah parah maka gejala yang akan timbul diantaranya yaitu:

  • Pembengkakan pada perut karena penumpukan cairan
  • Muntah darah
  • Penurunan berat badan
  • Anemia
  • Tubuh terasa lelah
  • Sakit kuning
  • Tinja berwarna hitam atau terdapat darah pada tinja
  • Hilangnya nafsu makan.

Pencegahan Kanker Lambung


Agar terhindar dari kanker lambung, lakukan beberapa langkah sehat berikut ini yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah dirumah diantaranya yaitu:

  • Tidak merokok
  • Menerapkan pola makan yang sehat, misalnya dengan mengonsumsi makanan segar yang kaya akan serat dan vitamin. Hindari makanan asin dan olahan
  • Menjaga berat badan
  • Jika menggunakan aspirin atau obat-obatan antiinflamasi non-steroid, bicarakan dengan dokter untuk mengetahui pengaruhnya pada lambung
  • Anda juga bisa melakukan beberapa diet sehat yang bisa mencegah dan sekaligus membantu pengobatan penderita kanker lambung.

Pengobatan Kanker Lambung


1. Melakukan Radioterapi

Tujuan radioterapu adalah untuk membunuh sel-sel kanker. Pada radioterapi, metode pengobatan dilakukan dengan menggunakan pancaran energi radiasi. Biasanya metode radioterapi diterapkan pada kasus kanker lambung stadium tinggi dengan gejalanya pendarahan.

Walaupun begitu ada beberapa efek samping dari penggunaan radioterapi yang juga harus diperhatikan, diantaranya yaitu:

  • Iritasi atau warna kehitaman pada kulit disekitar area yang diobati
  • Diare
  • Lelah
  • Mual
  • Muntah
  • Gangguan pencernaan.

2. Melakukan Kemoterapi

Kemoterapi merupakan pengobatan untuk membunuh sel-sel kanker melalui pemberian jumlah obat-obatan. Contohnya adalah obat sitostatika (cytotox) yang mampu menghentikan penyebaran sel kanker. Obat-obatan kemoterapi bisa berbentuk tablet, infus atau kombinasi keduanya.

Pada kanker lambung kemoterapi yang dilakukan sebelum operasi biasanya bertujuan untuk menyusutkan tumor. Sedangkan kemoterapi yang dilakukan setelah operasi bertujuan untuk mencegah kanker kambuh kembali.

Beberapa efek samping dari kemoterapi:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Perubahan pada kulit, seperti menjadi merah, bengkak dan rasa geli di telapak tangan dan kaki
  • Badan terasa lelah
  • Anemia
  • Penurunan berat badan
  • Rambut rontok
  • Kerusakan saraf.

3. Pemberian Obat-obatan dengan Target Tertentu

Terapi pemberian obat-obatan ini bertujuan untuk menghilangkan kelainan-kelainan tertentu di dalam sel kanker. Beberapa contoh obat yang biasanya digunakan diantaranya yaitu:

  • Imatinib, Sunitinib dan Regorafenib untuk mengobati kanker lambung yang bernama tumor saluran cerna (gastrointestinal stomal tumor)
  • Trastuzumab untuk membunuh sel-sel kanker lambung yang memproduksi terlalu banyak HER2 (human epidermal growth factor receptor 2)
  • Ramucirumab untuk mengobati kanker lambung stadium lanjut yang tidak bereaksi terhadap pengobatan lain.

4. Melakukan Operasi

Jenis operasi penanganan kanker lambung yang dilakukan tergantung dari tingkat keparahan penyebaran kanker itu sendiri. Misalnya apabila kaker terdiagnosis masih dalam tahap awal dan baru berkembang di dinding lambung, maka prosedur yang disebut reseksi endoskopi.

Melaui prosedur ini dokter tidak perlu membedah pasien dan cukup memasukkan alat endoskop ke lambung melalui mulut dan kerongkongan. Dengat alat khusus yang dilengkapi kamera ini dokter akan mengangkat kanker dari lapisan lambung dan menyisakan jaringan yang masih sehat.

Sama halnya dengan metode pengobatan kanker lambung lainnya, operasi juga bisa menyebabkan beberapa resiko diantaranya yaitu:

  • Pendarahan
  • Gangguan pencernaan
  • Infeksi.

5. Menggunakan Obat Herbal

Obat herbal ini bisa anda pilih ataupun bisa anda gunakan obat pendamping untuk membantu mengobati kanker lambung yang anda derita, dan apabila anda tidak cocok atau alergi terhadap obat-obatan kimia dan juga takut untuk mengambil jalan operasi, maka anda bisa mencoba untuk menggunakan obat herbal terlebih dahulu untuk mengobati kanker lambung.

Beda dengan beberapa pengobatan kanker lambung diatas, menggunakan obat herbal ini tidak akan menimbulkan efek samping yang berbahaya karena terbuat dari bahan-bahan yang alami. Anda hanya perlu mengkonsumsinya secara rutin dan teratur.

#Catatan!
Peluang sembuh dari penyakit kanker lambung tergantung dari beberapa faktor misalnya kondisi kesehatan pasien secara umum, usia pasien dan setinggi apa tingkat keparahan atau seberapa jauh kanker lambung telah menyebar saat pertama kali terdiagnosis.

Karena gejala kanker lambung hampir sama dengan beberapa masalah lambung lainnya, maka umumnya penderita tidak menyadari hingga kanker lambung sudah berada pada stadium tinggi ketika terdiagnosis. Menurut penelitian, sebanyak 15% penderita kanker lambung masih bisa hidup setidaknya 5 tahun ke depan setelag terdiagnosis dan sekitar 15% yang terdiagnosis masih hidup setidaknya 10 tahun kedepan.

Semangat Melawan Kanker, Anda Pasti Bisa Sembuh!

Artikel Terkait :

    kanker lambung pdf, kanker lambung stadium 1, kanker lambung stadium 4 loc:ID

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Ngecopy yahh : )