Yuk Kenali Mata Ikan Yang Sering Terjadi Pada Masyarakat

Kulit anda merasakan adanya penebalan, pengerasan serta penonjolan pada kulit? Kulit bersisik, kering atau berminyak? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit mata ikan! Yuk Kenali Mata Ikan Yang Sering Terjadi Pada Masyarakat, simak sampai tuntas!!

Mata Ikan atau biasa dikenal dengan nama clavus, adalah penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Mata ikan biasanya berbentuk bulat berukuran kecil dibanding kapalan, dan mempunyai bagian tengah keras yang dikelilingi kulit yang meradang. Penebalan yang berlebihan pada bagian kulit yang berubah menjadi mata ikan juga bisa menimbulkan rasa nyeri. Bagian tubuh yang paling sering terkena mata ikan adalah kaki.

Mata ikan lebih banyak menimpa wanita dibanding pria, karena wanita lebih sering menggunakan sepatu yang tertutup dengan ukuran yang tidak nyaman.

Mata ikan adalah benjolan keras dan keras yang biasanya muncul di tenpat yang sering mendapatkan tekanan berulang, seperti di bagian atas telapak kaki, jari kaki, antarjari maupun samping telapak kaki. Tekanan yang berulang juga bisa menyebabkan penyakit ini tumbuh ke dalam, dibawah lapisan kulit yang keras dan tebal seperti kapalan.

Akan tetapi berbeda dengan kapalan, penyakit ini lebih kecil dan mempunyai bagian tengah yang keras dikelilingi oleh kulit yang meradang. Tidak hanya itu, mata ikan juga terasa menyakitkan apabila disentuh. Sementara kapalan jarang sekali menyakitkan dan biasanya mempunyai ukuran yang lebih besar.

Gejala Mata Ikan


Mata Ikan menimbulkan kelainan pada kulit, yaitu penebalan, pengerasan serta penonjolan pada kulit. Kulit juga bisa menjadi bersisik, kering atau berminyak. Mata ikan bisa menimbulkan rasa nyeri terutama bila ditekan. Yang membedakan dengan kapalan adalah timbulnya peradangan dan rasa nyeri pada mata ikan.

Penyebab Mata Ikan


Pada dasarnya, penyebab munculnya mata ikan adalah tekanan dan gesekan di area kulit yang sama berulang kali. Beberapa hal yang bisa menimbulkan terjadinya tekanan dan gesekan diantaranya yaitu:

  • Pemakaian sepatu yang tidak nyaman. Sepatu yang terlalu sempit serta sepatu berhak tinggi bisa menekan beberapa bagian kaki. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar pun bisa menyebabkan beberapa bagian kaki bergesekan berulang kali dengan bagian dalam sepatu
  • Sering menggunakan peralatan atau bermain alat musik dengan tangan. Penebalan pada kulit bisa muncul akibat gesekan kulit tangan dengan sebuah instrumen musik atau perkakas tangan yang kita gunakan sehari-hari
  • Tanpa kaus kaki. Tidak menggunakan kaus kaki atau memakai kaus kaki dengan ukuran yang tidak tepat bisa menyebabkan terjadinya gesekan antara kaki dengan alas kaki
  • Perokok. Bagi orang yang merokok dan menggynakan pematik api bisa mempunyai mata ikan pada kulit jempol tangannya. Kondisi ini terjadi karena gesekan berulang saat menyalakan pemantik sebelum merokok.

Sedangkan di bawah ini merupakan beberapa hal yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena mata ikan diantaranya yaitu:

  • Mempunyai bekas luka atau kutil
  • Orang dengan kelainan kelenjar keringat
  • Kebiasaan berjalan dengan sisi dalam atau sisi luar kaki
  • Bunion. Kondisidimana muncul penonjolan pada sendi pangkal jempol kaki yang terbentuk dari tulang
  • Hammertoe. Kelainan atau cacat pada jari kaki yang bengkok dan berbentuk seperti cakar
  • Tidak menggunakan sarung tangan. Menggunakan alat yang membutuhkan keterampilan tangan terlalu lama tanpa menggunakan sarungan tangan akan mengakibatkan kulit tangan bergesekan dengan alat kerja dan beresiko menyebabkan mata ikan.

Jenis-Jenis Mata Ikan di Kaki


Kondisi ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  • Heloma Durums

Ini merupakan jenis yang paling umum dialami banyak orang. Apabila anda sering menggunakan sepatu yang kekecilan sehingga membuat jari-jari kaki melengkung di dalam sepatu, hal tersebut bisa menyebabkan mata ikan di kaki jadi keras.

Tidak hanya itu, ujung jari kaki yang menekuk juga memberikan tekanan pada alas sepatu sehingga mata ikan di kaki bisa timbul untuk melindungi jaringan di bawah kulit.

  • Heloma Molles

Kondisi ini terjadi ketika ujung tulang kaki anda yang terlalu lebar membuat gesekan diantara jari kaki. Meski begitu, orang-orang yang mempunyai jari kaki normal juga bisa mengalami kondisi ini.

Mata ikan di kaki jenis ini cenderung berwarna keputihan dengan tekstur yang lebih kenyal. Biasanya kondisi ini lebih sering terjadi diantara jari-jari kaki, di area kulit yang basah dan berkeringat.

Diagnosis Mata Ikan


Berikut ini merupakan 2 cara unuk mendiagnosis mata ikan diantaranya yaitu:

  • Pemeriksaan Fisik. Dari hasil pemeriksaan fisik akan diketahui penyebab penebalan kulit yang terjadi
  • Foto Rontgen. Daerah sekitar tempat kulit yang menebal akan diperiksa dengan foto rontgen untuk melihat perubahan atau kelainan fisik yang bisa mengakibatkan mata ikan.

Perawatan Mata Ikan di Rumah

Ada beberapa gaya hidup dan pengobatan yang bisa membantu anda dalam mengatasi mata ikan diantaranya yaitu:

  • Pakai sepatu yang cocok dan tepat sesuai dengan bentuk kaki anda. Sepatu yang nyaman bisa membantu mengurangi tekanan atau gesekan di kulit kaki anda
  • Hindari berjalan tanpa alas dan gunakanlah sandal atau alas kaki lainnya di kolam renag dan ruang loker dan daerah umum yang hangat dan lembab lainnya dimana orang biasa pergi tanpa alas kaki
  • Ganti sepatu dan kaos kaki anda setiap hari dan biarkan sepatu anda mengering diantara selang penggunaan. Jangan menggunakan sepatu atau kaos kaki orang lain, walaupun itu milik kerabat dekat anda
  • Jangan memencet, menarik atau mencoba untuk memotong mata kaki anda
  • Cuci tangan anda dengan seksama setelah mengobati daerah yang terinfeksi dan jangan menyentuh bagian apapundari tubuh anda sebelum anda mencuci tangan
  • Cuci kaki anda menggunakan sabun dan sikat setelah menggunakan sepatu. Lalu, bilas sampai benar-benar kering. Gunakan juga krim pelembap pada kaki anda secara teratur untuk melembapkan kulit kaki
  • Anda juga bisa mencoba melakukan trik alami mengobati mata ikan menggunakan bawang putih yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Mata Ikan

Apabila penebalan kulit terdiagnosis sebagai mata ikan, maka akan ada beberapa langkah pengobatan yang umumnya diberikan pada penderita. Beberapa langkah pengobatan umum yang dilakukan untuk mengobati mata ikan diantaranya yaitu:

  • Tindakan menipiskan lapisan kulit yang menebal dengan pisau. Prosedur yang dilakukan oleh dokter ini bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri serta membentuk ulang kulit yang sudah menebal karena gesekan berlebihan
  • Obat-obatan penghilang mata ikan dan kapalan. Beberapa obat-obatan yang dijual bebas dalam bentuk krim atau salep yang mengandung asam salisilat bisa melunakkan dan mengangkat kulit yang mati. Perlu diingat, orang dengan penyakit arteri perifer, diabetes dan neuropati perifer sebaiknya menghindari pemakaian asam salisilat karena malah akan merusak kulit atau bahkan saraf anda
  • Menggunakan bantalan sepatu yang disesuaikan dengan bentuk kaki anda
  • Operasi. Dokter bisa merekomendasikan operasi untuk memperbaiki posisi tulang yang mengakibatkan terjadinya gesekan. Akan tetapi tindakan ini jarang dilakukan
  • Mengonsumsi Obat Herbal. Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Mata Ikan. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Mata Ikan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Ngecopy yahh : )